RAMUAN SIKAP YANG HARUS ADA SEBELUM MENYUSUN TINJAUAN PUSTAKA

Posted on
  • Kamis, 09 Februari 2012
  • by
  • Abdul Sidik
  • in
  • Label:
  • Share Artikel Melalui :
    Ramuan Sikap Yang Harus Ada Sebelum Menyusun Tinjauan Pustaka – Masih banyak kesulitan dari para mahasiswa yang sedang menyusun skripsi atau tesis. Khususnya mengenai pentingnya suatu tinjauan pustaka dalam karya ilmiah tersebut.

    Hari ini ijinkan saya berbagai mengenai ramuan sikap yang harus ada sebelum menyusun Tinjauan Pustaka yang diharuskan ada di karya ilmiah seperti skripsi, tesis atau disertasi.

    Pengertian tinjauan pustaka secara umum adalah sumber penunjang teori atau informasi lain yang relevan dengan masalah yang diidentifikasi. Oleh karena itu sifatnya selektif, kritis, komparatif dan analitis.
    • Sikap selektif adalah, semua bahan yang dihimpun dan digali informasinya, akhirnya dipilih yang paling tinggi relevansinya dengan penelitian yang anda lakukan untuk dijadikan tinjauan pustaka.
    • Sikap kritis adalah, mencerminkan kemampuan peneliti untuk berpendapat terhadap pandangan atau informasi dari fihak lain. Sehingga dapat memberi ulasan, pembahasan seperlunya dan ungkapan yang mantap.
    • Sikap komparatif adalah, usaha mencari sumber pembanding untuk memperkuat dukungan atau melihat lebih tajam kelemahan atau kekuatan masing-masing pendapat.
    • Sikap analitis adalah, kemampuan menganlisa berbagai teori atau pendapat sebagai titik tolak untuk membangun ramuan dan sintesa pemikiran baru dalam rangka menunjang hipotesa yang dianut.


    Tinjauan pustaka kalau saya analogikan adalah ibarat siswa SMK yang sedang merakit mobil seperti yang lagi santer beberapa waktu lalu diberitakan. Sehingga dalam proses “perakitan” anda harus selektif berbagai komponen informasi baik yang analog, paralel, menunjang maupun bertentangan satu sama lain.

    Artinya apa? Artinya dalam tinjauan pustaka tidak bersifat pasif verbalistis mensetir secara harfiah dari sumber aslinya, dimana setiap pandangan, pernyataan dalam kaitan relevansinya dengan masalah yang dihadapi dan hipotesa yang dianut, hanya diambil esensinya atau subtansinya. “Kecuali untuk penegasan tertentu adakalanya diikuti secara harfiah”.

    Salah satu segi penting lainnya dalam penyusunan tinjauan pustaka adalah kronologi tahun yang sejalan dengan perkembangan pemikiran atau pembahasan masalah. Jadi mulai dengan mensitir yang berlaku pada tahun awal sampai yang terakhir.

    Adapun masalah teknik penulisan di tinjauan pusataka, silahkan anda pelajari saja buku panduan penulisan karya ilmiah yang diberikan oleh perguruan tinggi anda. Karena pada umumnya setiap perguruan tinggi memiliki ciri khas tersendiri dalam penyajiannya walupun pada dasarnya sama.

    Pentingnya membuat tinjauan pustaka yang bermutu juga akan memberikan penambahan bobot yang berarti kepada totalitas nilai akademis suatu karya ilmiah yang anda buat.

    Semoga bermanfaat dan anda dapat menerapkan segala ramuan sikap yang telah saya berikan sebelum menyusun tinjauan pustaka dalam karya ilmiah anda. Bagi anda yang masih kesulitan atau memiliki pendapat yang lain silahkan berikan tanggapan.

    0 komentar:

    Posting Komentar

    Untuk saling berbagi, silahkan berkomentar, saya sangat menghargai komentar anda, Tapi MAAF komentar Spam atau Iklan akan langsung saya hapus!

    Anda Tertarik Ingin Berlangganan Artikel Gratis, Silahkan Masukan Alamat Email Anda: